Makassar,Suarahebat.com_-Sebuah video yang viral di media sosial baru-baru ini menghebohkan warga Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel),dalam video tersebut, seorang debt collector (penagih utang) dengan percaya diri mengaku berasal dari media, dan berusaha menarik paksa kendaraan milik warga di jalan. Tindakan ini memicu kekesalan dari masyarakat yang merasa nama baik media dan pers telah dicemarkan.
Warga Makassar Desak Kapolda Sulsel Tindak Tegas
Setelah video tersebut viral, warga Makassar langsung meminta agar Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., segera bertindak tegas dan memproses hukum oknum debt collector yang mengaku sebagai media ini.
“Jangan jual nama lembaga media untuk kepentingan pribadi,tindakan ini sangat merusak citra pers dan meresahkan warga,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Tindakan oknum debt collector ini dianggap telah melampaui batas, apalagi dengan mengaku berasal dari media untuk melakukan aksi penarikan kendaraan secara paksa. Aksi tersebut sangat bertentangan dengan fungsi media yang seharusnya bertugas sebagai kontrol sosial yang mengedukasi dan memberitakan fakta, bukan malah terlibat dalam tindakan yang bersifat premanisme.
Wartawan Senior A. Gani: "Tindakan Ini Sangat Memalukan"
Wartawan senior, A. Gani, yang juga turut memberikan tanggapan terkait video viral tersebut, mengecam keras perilaku debt collector yang mengaku media.
Menurutnya, jika benar oknum tersebut dari media, maka tindakan seperti itu sangat tidak bisa diterima.
“Media bekerja untuk mengkonfirmasi kebenaran dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
Tidak ada yang namanya media yang menarik paksa kendaraan di jalan. Itu lebih mirip seperti perampokan daripada fungsi pers,” tegas A. Gani.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan tersebut bisa merusak kredibilitas lembaga media dan pers di Indonesia.
Tegas, A. Gani Meminta Kapolda Sulsel Tindak Tegas Debt Collector
Lebih lanjut, A. Gani menegaskan bahwa Kapolda Sulsel harus segera menangkap dan memeriksa oknum debt collector yang mengaku sebagai media.
Menurutnya, jika dia benar-benar bekerja untuk sebuah lembaga media, seharusnya dia tahu bagaimana cara yang benar dalam mengonfirmasi dan mengedukasi masyarakat, bukan menarik kendaraan secara paksa.
“Ini sangat memalukan, dan tindakan ini harus segera ditindak lanjuti. Kapolda Sulsel harus segera bertindak untuk menjaga marwah lembaga media dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar A. Gani.
Kapolda Sulsel Belum Memberikan Tanggapan
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini.
Tekanan Publik Memuncak! Izin HGU hingga Status Kawasan Hutan PT Tumpuan Mandau Dipertanyakan
Perintah Presiden Prabowo Seolah Tak Digubris, Mafia Perkebunan Sawit Lebih Berkuasa ?
KPK Kepung Elite DPRD Riau, Dua Pimpinan Diduga Terseret Skema Permainan Anggaran
Skandal Rokok Ilegal Pekanbaru: Rp 399 Miliar Disita, Tersangka Tak Ada
Pengurus GRIB JAYA Riau Sambut Terpilihnya Martin Purba dalam Acara Buka Bersama
Aroma Main Mata di Balik KSO PT APN: Korporasi Bermasalah Bangkit Lagi, Siapa Bermain?
Forkopimda Diduga Dilecehkan, Eks PT. DMMP Kembali Berebut Kelola: Negara Konsisten atau Kompromi?
Diduga Tetap Panen di Lahan Sitaan Satgas PKH, PT DMMP Dinilai Menantang Hukum dan Abaikan Perpres 5 Tahun 2025
YSAR Laporkan Dugaan Perkebunan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Ke Kejati Riau, Desak Penindakan Tegas PT DMMP
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Semarak HBP ke-62, Lapas Narkotika Rumbai Tampil Aktif di Bazar UMKM UPT se-Riau
Omzet Fantastis Capai Rp1 Miliar/Malam, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Jadi Sorotan — Ancaman Serius Kamtibmas di Pekanbaru
Jeritan Ibu-Ibu di Ujungbatu: Judi Gelper Tembak Ikan Merajalela, Polisi Jangan Tutup Mata!
Semarak HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan
